“…” suara
tarikan nafas Lie yang terengah engah
Di sisi
lain, balphegor mulai berdiri. Ia tak tampak terluka sedikitpun, bahkan tak ada
goresan yang tercetak di pakaiannya.
Kebulan
debu mulai hilang terbawa angin. Sosok Lie juga semakin jelas terlihat di sana,
lelah yang di rasakan setelah meluncurkan puluhan pukulan yang di lemparkannya
sekuat tenaga itu terlihat jelas di wajahnya. Tapi sepertinya bukan hanya itu
yang ada di wajahnya, sedikit terlihat raut wajah kecewa di sana
“berengsek”
ujar Lie
“jadi,
sudah bisa melihat perbedaan kemampuannya?”
Balphegor
dengan angkuhnya kembali bertingkah sombong dan mencemooh Lie. dan tanda tanya
besar muncul di benak mereka berdua. bagaimana bisa ia yang sudah di hajar
habis habisan tidak memiliki goresan luka sedikitpun. Seharusnya di dalam game
ini seluruh luka baru bisa menghilang sepenuhnya setelah masuk dalam ruang
penyembuhan di kota dan menunggu beberapa waktu hingga kondiri tubuh kembali
pulih. Dan jika peralatan terkoyak, itu akan memberi dampak permanen kecuali
player membawanya pada ahli pembuat item untuk memperbaikinya.
Kali ini di
hadapan mereka ini menjadi bukti bahwa ada sesuatu yang tidak beres sedang
terjadi. Dan keadaan menjadi semakin buruk
Pengelihatan
Lie mulai pudar, pukulan pukulan keras dengan kecepatan tinggi tadi sepertinya
juga memberikan dampak buruk pada penggunanya. Tubuhya yang kecil seperti
tertimpa bongkahan batu raksasa. Keadaan mejadi sulit baginya bahkan ia harus
mengeluarkan seluruh tenaganya hanya untuk membuatnya tetap berdiri. Walaupun
begitu, ia berusaha untuk tidak terlihat lemah di depan musuhnya
Tapi
semuanya sudah tahu, bahkan orang yang baru melihat mereka sudah tahu jika
sikap tegar itu terlalu di paksakan.
“oi! Apa
kau masih bisa diam dengan temanmu yang sudah hampir mati ini”
Balphegor
berteriak, dan Sloth tau kalimat itu di tujukan kepdanya.
“anu Lie.
Akting lu jelek, mendingan selesein aja”
Jika di
lihat dari pandangan lain memang reaksi tubuh Lie tidak bisa berbohong.
Tubuhnya mengigil dan wajanya juga pucat, tapi dia masih saja memaksakan diri
untuk berdiri di tambah akting yang sangat buruk. Jika itu di gabung akan
menghasilkan kejijik an yang luar biasa. seperti pemandangan orang yang sedang
menahan mulas ingin buang air besar mati matian.
“bukannya
gw perduli atau gimana, tapi sikap lu malah gak keliatan keren. Kalo lu mati si
gw malah gak keberatan”
“tai lu!,
kalo mau bantuin gue bukan Cuma nonton doang di situ”
“nah siapa
yg suruh lu main hajar gak pake mikir”
Mereka
terus memperdebatkan masalah kecil itu, sampai hal hal lain yang sama sekali
tidak ada hubungannya ikut terbawa
“…” (suara
Lie yang ambruk ke tanah)
Hening
beberapa saat setelah Lie ambruk ke tanah. Hanya balphegor yang tertawa keras,
merasa lucu dengan yang sedang terjadi di sana.
Sepertinya
Lie sudah mencapai batas tubuhnya pemain yang kehabisan stamina akan memasuki
mode tidak sadarkan diri menunggu stamina kembali terisi sedikit demi sedikit.
“yak
sepertinya orang lemah itu sudah selesai. Kau ingin aku membunuhnya sekarang
atau kau ingin aku membunuhmu terlebih dahulu”
Tidak
menunggu lama Sloth mengayunkan tangannya dan 3 bola hitam terbentuk di sekitar
balphegor lalu melesat menabrakkan diri. Belphegor berusaha menahannya tapi
bola hitam itu melengket dan mulai mengembung membungkus seluruh tubuhnya dan
mengurungnya, merubahnya menjadi bola hitam besar. Bola besar itu melayang dan
meldak di udara.
Pecahan
ledakan itu bergitu kecil dan bersih seperti kembang api hanya saja berwarna
hitam pekat, dan balphegor seakan musnah bersama dengan ledakan. Tapi sloth
merasakan ada yang aneh dengan mantranya.
Sloth
meoleh dengan cepat dan melompat kedepan
“bzzzzz!!”
(suara ledakan listrik)
“wah..
padahal sedikit lagi”
Suara
belphegor entah muncul dari mana, suara keras itu membuat gema di atara dinding
batu hingga sulit untuk menemukan dimana keberadaannya.
“bzzzzz!!”
Ledakan
ledakan listrik itu kembali muncul, sloth berlari melompat dan berguling
berusaha menghindari sihir belphegor.
“hahahaha…
bukankah ini adil, sihir melawan sihir. Ayo kita lihat siapa yang lemah”
Belphegor
terus mengoceh sambil melakukan serangan serangan itu hingga sepertinya sloth
sudah tidak bisa berbuat banyak, bahkan untuk menghindari serangan sihir
belphegor.
“tidak, aku
tahu semua trik mu”
Bisik sloth
berkata pada dirinya sendiri. Ia mengambil sebuah item seperti batu dari dalam
kantung di jubahnya lalu ia jatuhkan di tanah, ia melompat menghindari ledakan
listrik lalu menjatuhkan batu terus berulang ulang ia melakukan itu.
Batu yang
di jatuhkannya adalah Shild Crystal, benda sihir yang di gunakan untuk menahan
sihir yang di tembakkan, itu akan membentuk sebuah dinding tipis hampir
transparan ketika di aktifkan tapi..
“sekarang”
Sloth
menyadari ada serangan yang datang ia segera mengalirkan mana pada seluruh
Shield Crystal dan memicunya untuk aktif dan dinding setebal cermin itu mulai
muncul, cukup banyak jumlahnya setidaknya sampai benda itu memenuhi area di
sekeliling sloth.
“bzzzzz!!”
“…!” (suara
kaca yang pecah)
“aaaaarrrrhhh..!!”
Pecahan
pecahan dinding sihir bertebaran di udara dan ledakan listrik tetap muncul,
tidak beruntung bagi sloth yang tidak sempat menghindarinya aliran listrik
mengalir di tubuhnya seluruh otot di tubuhnya menegang kaku menahan dampak yang
di berikan, ia menerima itu semua tanpa perlindungan.
Sebenarnya
dinding itu sihir yang lemah, dan hanya bisa menahan sihir lemah juga. Bahkan
itu akan hancur setelah menahan fire ball yang di tembakkan
“ternyata
kau sangat bodoh, apa kau pikir sihirku ini sihir palsu yang dapat di tahan
dengan benda sampah seperti itu. bukankah aku sempat memberikan petunjuk
padamu, aku pikir kau orang yang cukup cerdik hingga setidaknya kau tahu
beberapa sihir ku”
Gema itu
kembali muncul. Ia mengatakan sesuatu tentang petunjuk dan sihir.
“ya. memang
aku tahu itu dan aku yang memaksamu memberikan petunjuk petunjuk itu”
“...”
Suara itu
hening sejenak, dan sloth juga tidak membuang waktu
“#$%^&*()_)(*&^%$#$%^&*(“
Deretan
mantra ia ucapkan dan muncullah sihir lain
“Flame
Geyser!”
Muncul
Semburan bara api yang keluar dari dalam tanah, sloth menoleh 43° kekiri dimana geyser itu muncul.
Disana balphegor terpental keatas terbakar kuat oleh geyser
“sebenarnya
kau lah terlalu bodoh untuk mengira shield crystal tidak berguna”
Shield
Crystal yang pecah membentuk sebuah jalur, jalur yang di lalui oleh kekuatan
sihir. bahkan sihir pointed meninggalkan jejak sihir yang bisa menghancurkan
dinding lemah, Dan itu di gunakan Sloth untuk mengetahui dimana letak
keberadaan balphegor hingga serangan geyser tepat mengenainya.
Balphegor
kembali bangun setelah menerima sihir itu, sloth pun tahu bahwa balphegor bukan
orang lemah yang tumbang hanya dengan sihir macam itu.
“kurasa
cukup bermainnya”
Balphegor
menarik pedang dari sarungnya yang tergantung di punggung ia melesat cepat membelah
udara yang di laluinya
“clash…”
(suara tebasan pedang yang membentur pintu batu)
Sebuah
pintu raksasa muncul menghadang serangan balphegor. Pintu batu dengan ukiran
eksotik dan tulisan tulisan kuno tertera di sana
“kreeek..”
(suara pintu terbuka)
Pintu itu
terbuka, udara busuk layaknya bangkai yang berasal dari dalam pintu menyebar
keluar tak terlihat jelas bagian dalamnya
hanya ruangan kosong yang gelap yang entah terhubung dengan dunia mana.
Dalam
sekejab puluhan tangan muncul dan menarik balphegor kedalam, disusul pintu yang
menutup cepat.
“blam..!”
Hening..
tak ada suara, angin yang sedari tadi berhembus di sela sela celahpun berhenti
seakan seluruh lembah itu ikut terkejut
“Yah.. kau
benar, sudah habis waktu bermain”
Sebuah Pintu
adalah sihir yang di ciptakan Sloth, sihir level atas bernama Hell’s Gate dan
Itu sihir yang mematikan. Ia akan langsung di kirim ke beranda neraka, dan
barang siapa yang masuk ke dalamnya akan di beri siksaan sampai tubuh dan
jiwanya di ujung kematian menyisakan 1 point dari tiap bar health/mana/stamina
“ayo Lie
kita bawa Crow”
Sloth
melangkah menuju crow yang tidak sadarkan diri bersandar pada tebing sebelum
akhirnya ia di kejutkan dan segera menoleh..
“sepertinya
kalian tidak akan pergi kemana mana”
pembunuh
yang masih berdiri di sana sibuk mengkorek telinganya.
Sepuluh
sampai lima belas detik dia berdiri di sana sampai tiba tiba pintu Hell’s Gate
kembali terbuka untuk mengembalikan lagi orang yang sudah di telannya, dan lie
yang muncul lalu terjatuh ketika pintu itu mulai menghilang, keadaannya semakin
memburuk setelah masuk ke dalam Hell’s Gate. Sementara itu sloth terdiam tidak
bergerak, seperti terkejut dengan yang di lihatnya
“kenapa?
Kau bingung? Kaget?
hahaha… aku bisa menebak apa yang ada dalam pikiranmu.
mugnkin Balphegor yang hebat bisa bergerak dengan sangat cepat hingga bisa lolos dari jeratan pintu neraka, atau mungkinkah Balphegor yang hebat itu seorang teleporter yang bisa berpindah tempat dalam sekejab hingga dengan mudah ia bisa berpindah saat gerbang itu muncul
atau mungkin aku orang bodoh yang lemah tidak bisa mengalahkan tuan balphegor yang hebat
hahaha… seperti itu bukan?”
hahaha… aku bisa menebak apa yang ada dalam pikiranmu.
mugnkin Balphegor yang hebat bisa bergerak dengan sangat cepat hingga bisa lolos dari jeratan pintu neraka, atau mungkinkah Balphegor yang hebat itu seorang teleporter yang bisa berpindah tempat dalam sekejab hingga dengan mudah ia bisa berpindah saat gerbang itu muncul
atau mungkin aku orang bodoh yang lemah tidak bisa mengalahkan tuan balphegor yang hebat
hahaha… seperti itu bukan?”
“teleporter
ya”
Ucap sloth
berbisik. Teleporter adalah sebutan bagi orang yang memilih mengambil tekhnik
memindahkan diri, ada banyak jenis teleporter tapi sepertinya..
Tidak,
bukan persis seperti itu jawabannya.
Dengan jelas Sloth melihat Balphegor tertelan kedalam Hell Gatenya, jika di jelaskan spell itu adalah spell yang tumbuh dari dalam targetnya tidak mungkin baginya untuk bisa lepas atau melarikan diri kecuali dia dapat berpindah ke dunia lain, Tapi.. bukan tidak mungkin jika melakukan teleport keluar dari dimensi itu agar bisa meloloskan diri
Dengan jelas Sloth melihat Balphegor tertelan kedalam Hell Gatenya, jika di jelaskan spell itu adalah spell yang tumbuh dari dalam targetnya tidak mungkin baginya untuk bisa lepas atau melarikan diri kecuali dia dapat berpindah ke dunia lain, Tapi.. bukan tidak mungkin jika melakukan teleport keluar dari dimensi itu agar bisa meloloskan diri
“sayang
sekali, tapi aku berfikir bahwa tuan balphegor yang hina sedang mongompol di
ujung sana”
Shoth
berkata untuk membalasnya, sepertinya itu bukanlah kata yang tepat untuk
situasi seperti ini terlebih lagi sloth sudah kehabisan mana, atau setidaknya
ia sudah tidak bisa melakukan sihir apapun lagi, kekalahan sudah pasti di depan
mata tapi sepertinya ia masih belum menyerah, ia melihat Lie yang tergeletak
tidak bergerak
Balphegor
tidak tinggal diam di saat seperti ini, ia langsung menyerang menggunakan sihir
di gabung dengan serangan cepat pisaunya. sloth juga tidak diam dan menerima
kekalahan, ia menarik keluar senjata cadangannya Lil Scartch karena ia tahu ia
tidak bisa melawan hanya dengan tangan kosong.
Dia bukan
pemain biasa, gerakan gerakan dengan tekhnik tinggi yang di lakukan seperti
seorang ninja pembunuh. Game ini benar benar membantunya bergerak dengan lincah
dengan bantuan skill skill yang di sediakan.
Bukan hal
yang baik untuk sloth. ia bukanlah petarung, seluruh poin ia habiskan untuk
meningkatkan kemampuan sihir dan dalam situasi dimana dia tidak bisa
menggunakan kemamuannya ini sangat menyulitkan, beruntung ia di lengkapi
senjata dengan jarak yang cukup panjag jadi cukup sulit bagi balphegor untuk
mendekat di tambah lagi sloth berlatih kendo di sekolahnya
Ayunan
pisau di lancarkan Balphegor mengincar kepala Sloth tapi ia mundur dan membalas
dengan sabetan katana yang akhirnya di tahan dengan pisau, benturan itu
menimbulkan bunga api yang menyebar. Tidak berheti di sana dengan cepat
balphegor mengucap mantra sihir dan sekejap sambaran petir mengarah tepat pada
sloth. Ia tau itu dan segera melemparkan item yang berubah menjadi buble bomb
“…” suara
ledakan
Bomb itu
melemparkan mereka berdua memberinya jarak yang amat jauh, tapi sekedar jarak
belumlah cukup